Welcome

News Industri Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Oktober 2013

PENGERTIAN IQ, EQ, SQ DAN ESQ

Brain

Pengertian IQ, EQ, SQ dan ESQ :
IQ, EQ, SQ dan ESQ adalah penggambaran dari potensi manusia sebagai makhluk paling cerdas dan kompleks di muka bumi. Pembagian ini mewakilkan dari banyak potensi kecerdasan manusia yang didefinisikan secara umum.

1. IQ (Intelligence Quotients)
Ialah istilah kecerdasan manusia dalam kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar, memahaman gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya. Anggapan awal bahwa IQ adalah kemampuan bawaan lahir yang mutlak dan tak dapat berubah adalah salah, karena penelitian modern membuktikan bahwa kemampuan IQ dapat meningkat dari proses belajar.
Kecerdasan ini pun tidaklah baku untuk satu hal saja, tetapi untuk banyak hal, contohnya ; seseorang dengan kemampuan mahir dalam bermusik, dan yang lainnya dalam hal olahraga. Jadi kecerdasan ini dari tiap - tiap orang tidaklah sama, tetapi berbeda satu sama lainnya.


2. EQ (Emotional Quotients)

Kecerdasan emosional adalah kemampuan pengendalian diri sendiri,semangat, dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan terdalam orang lain (empati) dan berdoa, untuk memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya, kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.

3. SQ (Spiritual Quotients)
Perlu dipahami bahwa SQ tidak mesti berhubungan dengan agama, Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara utuh. SQ tidak bergantung pada budaya atau nilai. Tidak mengikuti nilai-nilai yang ada, tetapi menciptakan kemungkinan untuk memiliki nilai-nilai itu sendiri. kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang berasal dari dalam hati, menjadikan kita kreatif ketika kita dihadapkan pada masalah pribadi, dan mencoba melihat makna yang terkandung di dalamnya, serta menyelesaikannya dengan baik agar memperoleh ketenangan dan kedamaian hati. Kecerdasan spiritual membuat individu mampu memaknai setiap kegiatannya sebagai ibadah, demi kepentingan umat manusia dan Tuhan yang sangat dicintainya.

4. ESQ (Emotional and Spiritual Quotient)
ESQ merupakan sebuah singkatan dari Emotional Spiritual Quotient yang merupakan gabungan EQ dan SQ, yaitu Penggabungan antara pengendalian kecerdasan emosi dan spiritual. Manfaat yang bisa di dapat adalah tercapai nya keseimbangan antara hubungan Horizontal (manusia dengan manusia) dan Vertikal (manusia dan Tuhan). ESQ juga dapat membuat kita lebih percaya diri dalam melakukan tindakan.

Rabu, 09 November 2011

Jangan punya Ijazah Tanpa skill

Jakarta - Direktur Bank Dunia Sri Mulyani menyindir negara-negara ASEAN termasuk Indonesia untuk bisa meningkatkan skill dan kualitas sumber daya manusianya. Jangan hanya menghasilkan orang berijazah saja.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani saat ditemui di konferensi Menteri Keuangan se-ASEAN di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (8/11/2011).

"Investasi di bidang pendidikan tinggi perlu diperbaiki, apakah itu dari sisi matching labour market. Bagaimana tidak hanya menghasilkan orang yang punya ijazah. Tapi bagaimana mereka bisa masuk ke pasar tenaga kerja yang baik," kata Sri Mulyani.

Mantan Menteri Keuangan ini menyatakan, tingkat pendidikan yang lebih tinggi ini bisa menghasilkan riset yang bisa memperbaiki teknologi sehingga produktivitas perekonomian meningkat.

Di ASEAN menurut Sri Mulyani masih banyak sumber daya manusia yang skillnya rendah. Ini yang perlu ditingkatkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengatakan soal perkembangan investasi di ASEAN yang belum pulih 100% dibandingkan sebelum krisis di 1997/1998.

"Indonesia sudah mulai meningkat (investasi). Tapi meningkat pada level 30% seperti yang dicapai Korea maupun Jepang sebelum mereka benar-benar take off itu belum tercapai," kata Sri Mulyani.

Kunci peningkatan perekonomian di ASEAN saat ini adalah bagaimana meningkatkan investasi dan kualitas investasi tersebut dengan cara pembangunan infrastruktur besar.

"Banyak negara di ASEAN masih butuh memperbaiki kualitas dari institusinya sheingga mereka bisa memeprsiapkan infrastruktur itu untuk bisa dibangun tepat waktu, tepat kualitas, tapat harga tentunya," kata Sri Mulyani.

Sumber : Detik Finance


Sri Mulyani: Keluar Hotel di Jakarta, Anda Temui Kemacetan

Jakarta - Direktur Bank Dunia Sri Mulyani menyindir masalah macet di Indonesia akibat kondisi infrastruktur yang tertinggal. Dia mengatakan tidak menemui kemacetan di Washington tempatnya bekerja saat ini.

Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan, pemerintah Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur yang sangat besar. Bahkan infrastruktur jalan menjadi hambatan terbesar bagi swasta untuk menanamkan investasinya.

"Setelah keluar dari hotel ini, Anda langsung menemui kemacetan. Ini tidak saya temukan di Washington," sindirnya dalam acara ASEAN Minister's Investor Seminar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (8/11/2011).

Sri Mulyani mengungkapkan saat ini banyak negara ASEAN yang masih tertinggal ekonominya karena infrastruktur yang tidak memadai.

"Banyak ekonomi ASEAN tertinggal karena pembangunan infrastruktur yang tidak mendukung kebutuhan pertumbuhan dan konektivitas," ujar Sri Mulyani.

Misalnya Filipina, tambah Sri Mulyani, kualitas infrastruktur kota seperti jalan, pelabuhan, dan bandara diidentifikasikan sebagai penghambat investasi dan pertumbuhan. Selain itu, lebih dari 15% perusahaan manufaktur di Laos masih mengandalkan generator sehingga menyebabkan masih kekurangan daya pasokan listrik.

Untuk menutupi kebutuhan pembangunan infrastruktur yang luas dibutuhkan investasi baru di bidang Information Communication Technology (ICT), seperti untuk infrastruktur transportasi, pelabuhan udara dan pelabuhan laut, serta proses inovasi untuk meningkatkan rantai nilai dan konektivitas yang efisien.

"Peningkatan produktivitas dan kualitas infrastruktur di kawasan ini, tidak hanya meningkatkan industri manufaktur juga dapat memfasilitasi diversifikasi industri guna meningkatkan nilai tambah untuk meningkatkan ekspor," pungkasnya.

Sumber : Detik Finance

Ajak Investasi ke RI, Hatta Temui Bos Marvell

Hatta, Sehat dan istri
Fransisco - Pesona Dr Sehat Sutardja sebagai pengusaha papan atas di bidang semi konduktor memikat pemerintah Indonesia. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menemuinya untuk mengajak berinvestasi di Indonesia.

Hatta bersama Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal dan didampingi sejumlah pejabat dari Menko Perekonomian berkunjung ke kantor pusat Marvell Selasa (8/11/2011). Kantor ini berada Silicon Valley yang beralamatkan di 5488 Marvell Lane Santa Clara, San Jose, sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari San Francisco.

Hatta berada di kantor Marvell yang sangat tenang dan nyaman itu selama 2,5 jam. Selain melihat-lihat kantor tersebut, Hatta dan rombongan juga berdiskusi dengan Sehat Sutardja yang merupakan Chairman, President, sekaligus CEO Marvell.

Seusai pertemuan, Hatta menjelaskan pertemuannya dengan Sehat untuk bertukar informasi dan pikiran terkait pembangunan ekonomi di Indonesia. "Saya meminta saran dan mengajak Pak Sehat berinvestasi di Indonesia," jelas dia.

Hatta menilai Sehat yang dulu merupakan warga Indonesia merupakan pengusaha luar biasa yang sukses di negeri Paman Sam. "Kita butuh saran-saran Pak Sehat agar Indonesia punya motivasi yang kuat untuk membangun ekonomi Indonesia," ujar Hatta.

Sementara Sehat yang saat itu mengenakan baju batik lengan panjang menyatakan hingga saat ini dirinya belum berinvestasi di Indonesia. "Masih perlu waktu lama untuk berinvestasi (di Indonesia)," ujar Sehat yang meninggalkan Indonesia pada tahun 1985 itu.

Namun, Sehat mengaku saat ini sudah mempekerjakan sejumlah insinyur Indonesia. "Saya memiliki dua design center. Yang pertama di Amerika. Yang kedua, di Singapura. Banyak insinyur Indonesia yang bekerja di Singapura," kata Sehat yang tidak ingat berapa jumlah insinyur Indonesia yang bekerja di Marvell.

Sehat mengaku sangat senang atas kunjungan pemerintah Indonesia. Dia mendapat informasi baru dari Hatta Rajasa mengenai rencana pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang, termasuk rencana pembangunan infrastruktur dan telekomunikasi. Dia senang karena Indonesia sudah semakin maju.

PT Marvell sendiri saat ini merupakan lima besar perusahaan dunia dalam bidang semikonduktor. Perusahaan yang dibangun Sehat sejak 1995 itu memproduksi chip dan software untuk menjalankan chip itu di berbagai platform, seperti telepon seluler, smart phone, dan juga smart TV.

Sehat membangun Marvell dengan modal US$ 350 ribu. Setelah 16 tahun berdiri, kini perusahaan yang dikelola Sehat bersama istrinya, Weilin, itu mengantongi pendapatan sekitar US$ 3,5 miliar per tahun.

Sumber : Detik Finance

Sehat Sutardja, Mendunia Berawal dari Reparasi Radio

Jakarta - Bicara bahasa Indonesia-nya terpatah-patah. Tapi Sehat Sutardja masih paham betul bila diajak bincang-bincang dengan bahasa Indonesia. Pria berusia 50 tahun itu mendunia berawal dari kursus reparasi radio transistor di kawasan Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat.

Sehat Sutardja merantau ke Amerika Serikat (AS) pada tahun 1980, setelah tamat dari SMA Kanisius Jakarta. Dia melanjutkan kuliah di Iowa State University di bidang electrical engineering dan mendapat PhD dari University of California di Barkeley di bidang electrical engineering dan computer science.

Pada tahun 1995, dia mendirikan Marvell, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang semi konduktor. Perusahaan yang dia kelola bersama saudaranya, Pantas Sutardja, semakin maju dari tahun ke tahun.

"Saya mendirikan Marvell dengan modal US$ 350.000. Sekarang pendapatan perusahaan saya US$ 3,5 miliar per tahun," kata Sehat saat ditemui di kantor Marvell, yang berada di Silicon Valley dan beralamatkan di 5488 Marvell Lane, Santa Clara, California, Selasa (8/11/2011).

Kini, Marvell merupakan perusahaan semi konduktor yang masuk lima besar dunia. "Ini perjalanan yang sangat panjang. Dari 16 tahun yang lalu yang bukan apa-apa, sekarang menjadi lima besar dunia," kisah Sehat.

Apa kunci sukses Sehat sehingga bisa mendunia? "Kerja keras, pantang menyerah, passion yang tinggi, dan ada juga faktor keberuntungan," tutur pria yang beristrikan Weili ini.

Jalan sukses Sehat juga tak bisa dilepaskan dari kisah kecilnya di Jakarta. Dia yang lahir di Jakarta pada 9 Juli 1961 itu menghabiskan masa kecilnya hingga lulus SMA di Jakarta. Saat tinggal di Jakarta, Sehat dan keluarganya bertempat tinggal di Jalan Kebun Jeruk XIV nomor 1 Jakarta Barat.

Dari kecil, Sehat memang sudah senang dengan dunia elektronika. Karena itu, selain menempuh pendidikan formal, Sehat yang bernama asli Tjiaoe Siu Wen, juga mengikuti pendidikan kursus 'Reparasi Radio Transistor' di sebuah tempat kursus di Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat.

Hingga sekarang, Sehat masih menyimpan ijazah sebagai tanda lulus dari tempat kursus radio 'Gembira' itu. Dia mendapat ijazah kursus reparasi radio transistor itu pada 1 Januari 1975.

"Ijazah kursus ini sempat hilang. Tapi, akhirnya saya ketemukan lagi," kata Sehat sambil menunjukkan ijazah yang masih tampak rapi dan sudah ia laminating itu.

Kini, Sehat sudah memiliki ribuan karyawan. Dia memiliki kantor di AS dan Singapura. Produk Marvells juga semakin makin beragam. Selain memproduksi chip, Marvell juga membuat software untuk mengoperasikan chip itu di berbagai platform seperti telepon seluler, smart phone, smart TV, dan lain-lain.

"Di kantor di Singapura, banyak insinyur dari Indonesia yang bekerja di perusahaan saya," kata pria yang memiliki tiga anak itu.

Saat ditanya mengapa dia menamakan perusahaannya 'Marvel', Sehat menjawab, "Saya itu saya menginginkan perusahaan saya akan menakjubkan (marvellous-red). Dan untuk menjadi nomor satu di dunia, saya harus bekerja lebih keras lagi," kata pria ramah ini.

Sumber : Detik Finance

Minggu, 06 November 2011

Cerita mahasiswa Indonesia di Aussie

Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua, kisaran 60 thn. Si Bapak ini merupakan pengusaha asal Singapura dengat logat bicara gaya melayu & english. beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda. Beliau berkata,"Ur country is so rich!" Ahk biasa banget denger kata-kata itu, Tapi tunggu dulu. "Indonesia doesn't need the world,but the world needs Indonesia,"lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia,U don't need the world." Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia pasti kiamat.

Dunia yang butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen-apartemen terbaru kami yang beli orang-orang Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah Rumah Sakit kami, orang Indonesia semua yg berobat. Trus kalian tau bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener-bener panik Sangat terasa, we are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras. Lihatlah negara kalian air bersih di mana-dimana, lihatlah negara kami air bersih pun kami beli dari Malaysia.

Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3rb/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg. Saya liat ini sebagai peluang. Kalian sadar tidak kalo negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak diembargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.

Belilah pangan dr petani2 kita sendiri,belilah tekstil garmen dr pabrik2 sendiri.Tak perlu impor klo bs produk sendiri. Jika kalian bs mandiri,bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!"

Pepatah mengatakan: Negara Mandiri bukanlah Negara yang tertutup tanpa berhubungan dengan negara lain, tetapi Negara Mandiri merupakan Negara yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa terlalu menggantungkan hidupnya dengan Negara lain dari segi Sumber daya Manusia (Pengetahuan, pengolah, pendidikan) dan Sumber daya alam (Emas, Timah, Batu bara dan sebagainya).

Sumber : Asia Nusa

Jumat, 07 Oktober 2011

Truk Perkasa: Truk Pertama Asli Buatan Indonesia

Truk Perkasa sesuai namannya memang perkasa. Sayangnya karena tersandung persoalan, pabrik itu tak bisa memaksimalkan produksinya. Pabrik truk yang sebetulnya bukan melulu membuat truk itu merupakan industri hulu hingga hilir yang mampu membuat segala perkakas hingga mesin perang jika dikehendaki. Tapi ketika “dikandangkan” oleh BPPN, pabrik itu seperti mati enggan, hidup tak mau.

Ketika SH berkunjung ke lokasi pabrik di Desa Karang Mukti, Subang, Jawa Barat belum lama ini suasana layaknya sebuah industri tak terlihat. Tapi bukan berarti industri tersebut mati total. “Kami masih membuat truk dan bus berdasarkan pesanan. Dan itu semua permintaan dari negera-negara tetangga,” ujar Ben Sinivasan, Direktur Utama PT Wahana Perkasa Autojaya, anak perusahaan Group Texmaco.

Ditambahkan Ben, walau tidak banyak unit yang diekpor ke negara pemesan, namun prospeknya bagus. Sejak diluncurkan pertengahan tahun 1998, Perkasa belum banyak tampak di jalanan. Barulah TNI, Polri, serta sejumlah kecil perusahaan jasa transportasi yang sudah menggunakan. Apakah karena mutu truk tersebut diragukan sehingga populasinya kalah banyak dengan merek Jepang atau Eropa?

Menanggapi hal ini Ben tampak bersemangat bahwa Perkasa boleh diadu kualitasnya dan tak kalah dengan merek lain. Truk dengan kandungan lokal lebih dari 90 persen, menurut Ben, memiliki performa terbaik. Soalnya teknologi yang dipakai memakai lisensi dari pabrik pembuat truk ternama di dunia.Untuk mesin diesel, persneling, axle, Texmaco memperoleh lisensi dari Styer, Austria. Masih berkaitan dengan mesin, teknologi Cummings, Amerika Serikat (AS) juga diadopsi.

Selain itu, teknologi persneling Perkasa mengadopsi teknologi ZF dari Jerman di mana truk MAN sendiri telah menggunakannya. MAN adalah merek truk Eropa yang terkenal kehandalannya. Begitu juga dengan axle juga menggunakan teknologi Eston, AS. Sedangkan untuk bodi dan sasis, dipakai teknologi Leyland, Inggris. “Pendek kata, apa yang terbaik di dunia, ada pada Perkasa,” ujar Rippon Ruwi, General Manager PT Wahana Perkasa Autojaya.

Lagi-lagi pertanyaan yang muncul mengapa truk Perkasa belum juga menjadi tuan rumah di negeri sendiri yang punya pasar truk sekitar 10.000 unit/tahun ini? Mungkin karena kurang promosi, atau tak punya modal kerja lagi untuk menerobos pasar. Bisa juga karena pemerintah kurang menghargai produksi negeri sendiri. Dugaan yang mendekati kebenaran adalah karena perusahaan tersebut kini di-BPPN-kan, sehingga tak berkutik untuk unjuk gigi.

Padahal kemampuan yang dimiliki, menurut banyak pengamat, sungguh luar biasa. Pabrik tersebut mampu membuat alat pertanian, mobil murah, bahkan kendaraan militer (ranmil), kendaraan taktis (rantis), bahkan panser sekalipun.

“Membuat truk adalah keahlian kami,” tambah Rippon. Buktinya kemampuan dalam membuat mesin tekstil yang sangat mengutamakan tingkat presisi, menjadikan Grup Texmaco semakin lebih ringan dalam membuat mesin mobil. Pabrik yang dimiliki di Subang dan Kaliwungu, Jawa Tengah, memungkinkan untuk membuat berbagai pelat atau batangan logam dengan berbagai tingkat kekuatan dan bentuk.

Seruan agar mencintai produk atau produksi dalam negeri, tampaknya masih sebatas slogan. Hal ini bukan saja berkaitan dengan truk Perkasa keluaran Texmaco, tetapi juga di industri lain. Rippon sempat kesal dengan tim audit dari BBPT yang datang ke lokasi pabrik di Subang. Mereka bertanya sebelum melihat dan berkelililing pabrik sehingga pertanyaannya “aneh-aneh.” Melihat proses produksi Perkasa di Kaliwungu, Karawang, atau Subang, merupakan cara terbaik untuk bisa meyakini dan menaruh penghargaan lebih pada truk yang punya kandungan lokal tinggi ini.

Selasa, 04 Oktober 2011

A. Putranto : 5 kunci Sukses Wiraswasta

A. Putranto, sudah lama dikenal sebagai salah seorang tokoh pengusaha yang bersimpati kepada para pengusaha kecil menengah.  Hal ini dikarenakan beliau juga adalah seseorang yang memiliki jiwa wirausaha tinggi. Sekalipun dengan posisi beliau sekarang sebagai seorang corporate affair dari Sampoerna Strategic, tidak membuat suami psikolog Kassandra Putranto ini lupa kepada para pelaku UKM.
Menurut beliau, baik sebagai seorang pekerja maupun pengusaha, seseorang haruslah memiliki sifat-sifat yang dapat mendukung bidang yang ditekuninya tersebut. Terlebih jika orang tersebut adalah seorang pengusaha atau entrepreneur, sifat-sifat ini akan membawa keberhasilan dalam menjalankan usahanya. Dan hal ini pula yang wajib dimiliki oleh seorang entrepreneur. Sifat tersebut adalah Disiplin, Komitmen, Jujur, Kreatif dan Inovatif, Mandiri, dan realistis.
Disiplin
Dimana berarti seorang pengusaha harus memiliki kedisiplinan dan ketepatan tinggi dalam tugas dan pekerjaan secara menyeluruh. Dengan melakukan hal ini, seorang pengusaha akan selalu berjuang untuk meningkatkan kualitan pekerjaan dan tahan terhadap daya saing. Salah satu contoh kedisiplinan adalah dengan selalu menjalankan kesepakatan yang telah dibuat, baik antara pengusaha dengan pekerja, maupun antara pengusaha dengan klien usaha. Disiplin bermakna dalam melaksanakan kegiatan, wirausahawan harus memiliki ketepatan komitmen terhadap tugas dan pekerjaan secara menyeluruh antara lain ketepatan terhadap waktu, peningkatan kualitas pekerjaan, dan sistem kerja.
Komitmen
Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang telah dibuat, baik terhadap diri sendiri maupun dengan orang lain. A. Putranto menambahkan, bahwa sebagai seorang pengusaha haruslah memiliki komitmen yang jelas, terarah, dan berorientasi pada kemajuan usaha yang digelutinya tersebut. Seorang pengusaha haruslah selalu berjuang teguh menjaga komitmen agar mendapatkan kepercayaan konsumen, seperti yang A. Putranto lakukan.
Jujur
A. Putranto pun menambahkan bahwa kejujuran adalah modal utama bagi para wirausahawan. Kejujuran akan segala hal seperti produk dan jasa yang dijual, promosi, dan lainnya.
Kreatif
Sebagian besar usaha kecil saat ini mengedepankan ide dan kreativitas sebagai modal utama mereka. Dengan tidak mengikuti tren, mereka menggebrak pasar masyarakat dengan produk dan jasa yang benar-benar baru dan bisa diterima dengan baik oleh para konsumen. Kreativitas dan inovasi terus menerus akan menjadi kunci penentu sukses berwiraswasta.
Realistis
Wirausahawan juga selalu berpikir realistis dengan kemampuan menggunakan fakta dan realitas sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/perbuatan.
Menurut Arsono Putranto, jika para pelaku UKM menerapkan hal-hal ini dalam menjalankan usaha mereka, bisa dipastikan UKM di Indonesia akan berkembang pesat dan menjadi salah satu pilar penyokong ekonomi Indonesia. Bahkan mengacu pada laporan Badan Pusat Statistik, Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulanan pada triwulan II tahun 2011 naik sebesar 1,48 persen (q-to-q) dari triwulan I tahun 2011, pada triwulan I tahun 2011 naik sebesar 1,26 persen dari triwulan IV tahun 2010.

Sumber : Kompasiana

Senin, 12 September 2011

Percakapan Penting Rasul Dengan Iblis

Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.
Maka Malaikat itu pun menemui Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras.”
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw.
Maka sambut Iblis (alaihi laknat),“Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?”
Taklimat Iblis, “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya.”
Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.”
Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.
============================================================
20 Pertanyaan Nabi kepada Iblis :
1. Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?
2. Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?
3. Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
4. Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?
5. Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?
6. Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?
7. Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?
8. Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?
9. Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?
10. Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?
11. Siapa yang serupa dengan engkau?
12. Siapa yang mencahayakan muka engkau?
13. Apakah rahasia engkau kepada umatku?
14. Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?
15. Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?
16. Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?
17. Siapakah saudara engkau?
18. Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?
19. Apakah yang memecahkan mata engkau?
20. Apa lagi yang memecahkan mata engkau?
===================================================================
Pertanyaan Nabi (1):
“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?”
Jawab Iblis:“Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini.” Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, “Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku.”
Pertanyaan Nabi (2):
“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?”
Jawab Iblis:“Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram. Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak.
Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat.”
Pertanyaan Nabi (3):
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?”
Jawab Iblis:“Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah.
Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia.
Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka.
Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain daripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan carut-marut.Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut.”
Pertanyaan Nabi (4):
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis:“Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku”
Pertanyaan Nabi (5):
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis:“Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya - matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain.
Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman.”
Pertanyaan Nabi (6):
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis:“Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya.”
Pertanyaan Nabi (7):
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis:“Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”
Pertanyaan Nabi (8):
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis:“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa.
Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga.
Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa.”
Pertanyaan Nabi (9):
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis:“Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar - besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk.”
Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.
Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, “Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, “Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid.”
Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ - dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata, “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya.” Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya.”
Pertanyaan Nabi (10):
“Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:“Umatmu itu ada tiga macam.
Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat.”
Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan.
Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat. Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur.”
Pertanyaan Nabi (11):
“Siapa yang serupa dengan engkau?”
Jawab Iblis:“Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam.”
Pertanyaan Nabi (12):
“Siapa yang mencahayakan muka engkau?”
Jawab Iblis:“Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji.”
Pertanyaan Nabi (13):
“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:“Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari.”
Pertanyaan Nabi (14):
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?”
Jawab Iblis:“Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang.”
Pertanyaan Nabi (15):
“Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?”
Jawab Iblis:“Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya.”
Pertanyaan Nabi (16):
“Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?”
Jawab Iblis:Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”
Pertanyaan Nabi (17):
“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”
Jawab Iblis:“Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat.”
Pertanyaan Nabi (18):
“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”
Jawab Iblis:“Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam.”
Pertanyaan Nabi (19):
“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:“Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya”
Pertanyaan Nabi (20):
“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:“Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, ‘Syurga itu di bawah tapak kaki ibu’”

Sumber : www.sholat.net

Senin, 15 Agustus 2011

Pendidikan Saudagar Global Dibuka

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Kementerian Koordinator Perekonomian membuka Pendidikan Dasar Wirausaha Ekspor pertama di kawasan Parahyangan Timur, yakni di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan  Banjar.
Kami sedang mengembangkan program pelatihan untuk mengubah "mindset" cara pikir dari kebiasaan membeli menjadi menjual.
-- Edy Putra Irawadi
Pendidikan ini diharapkan dapat mencetak orang berjiwa wirausaha tinggi yang dapat membangun jaringan global sebagai saudagar yang mendunia.
"Kami sedang mengembangkan program pelatihan untuk mengubah mindset (cara pikir) dari kebiasaan membeli menjadi menjual," ujar Deputi Bidang Koordinasi Perdagangan dan Industri Kementerian Koordinator Perekonomian Edy Putra Irawadi di Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2011).
Menurut Edy, Pendidikan Dasar Wirausaha Ekspor ini dimulai di Parahyangan Timur, yakni Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, dan Banjar.
Kawasan ini dipilih pertama karena industri rumahan sudah berkembang pesat, tetapi butuh pengembangan. Sebagai contoh, di Tasikmalaya tumbuh industri pakaian muslim dan produk derivasinya. Ini menopang program pemerintah yang ingin membawa busana muslim ke pasar global.
"Pada tahun 2020, kami akan membawa Islamic Fashion kita sebagai kiblat busana muslim dunia. September 2011, kami akan membawa produk itu ke Paris untuk menunjukkan bahwa busana muslim kita sangat berurat berakar karena didukung tradisi," ujar Edy.
Adapun Garut sudah mengembangkan akar wangi, rami, produk kulit, dan makanan olahan, seperti cokodot. "Atas dasar itulah, kami pilih Parahyangan Timur yang sudah tumbuh industrinya," ujarnya.
Edy mengatakan, peserta yang akan ikut dalam pendidikan ini diharapkan dapat membangun jaringan usaha. Jaringan itulah yang akan membentuknya menjadi saudagar global. "Jadi nanti yang membuat barang di Garut, modal dari Jakarta, dipasarkan ke Amerika. Jadilah Bill Gate dan George Soros,"(dengan begitu dibuat didalam negeri diolah agar barang tersebut memiliki nilai tambahnya)

Rabu, 10 Agustus 2011

Wirausaha Tidak Bisa Dilatih

Jakarta, Kompas - Untuk menjalankan usaha sendiri, seseorang harus mempunyai karisma di dalam dirinya. Karisma ini hanya dimiliki orang-orang yang memiliki visi atau impian dan semangat yang luar biasa untuk mewujudkan impiannya itu.Oleh karena itu, materi-materi ajar kewirausahaan di sekolah, terutama di sekolah menengah kejuruan dan politeknik, tak serta-merta akan menghasilkan wirausaha karena mereka tidak bisa dilatih atau dididik.
Hal itu dikemukakan ekonom dan pengusaha dari Amerika Serikat, Carl J Schramm, di Jakarta, Senin (15/6). ”Kita tidak bisa melatih seseorang untuk memiliki karisma. Ada orang-orang tertentu yang memiliki kepribadian senang dengan tantangan serta berani mengambil risiko dan inovatif dan gigih mewujudkan impiannya,” kata Schramm yang juga Presiden dan CEO Kauffman Foundation itu.
Yang bisa dilakukan, lanjut Schramm, adalah melatih atau mendidik seseorang yang memiliki bekal ide dan semangat atau bahkan sudah memulai usahanya sedikit demi sedikit untuk membuat rencana atau strategi usaha. Tujuannya, untuk mengurangi risiko kegagalan usahanya dan memastikan keberhasilan usaha. Jika memiliki rencana atau strategi usaha yang jelas, dipastikan usahanya pun akan berhasil.
Sekolah-sekolah kejuruan akan sangat berguna dalam hal itu. Tidak hanya itu. Para wirausaha yang sukses juga bisa berbagi ilmu dengan siswa di sekolah-sekolah kejuruan.
”Jadi, belum tentu semua orang bisa menjadi entrepreneur karena masih lebih banyak orang yang boro-boro memikirkan inovasi usaha, memikirkan mau makan apa hari ini saja sudah susah,” kata Schramm.
Menjadi seorang wirausaha yang sukses pun, kata Schramm, tidak perlu harus memulai usaha sejak usia muda. Selama ini banyak beredar anggapan keliru bahwa jika ingin sukses, seseorang harus memulai usaha sejak usia 19 atau 21 tahun. Jika tidak, tidak akan pernah berhasil menjadi wirausaha. ”Nyatanya, banyak orang yang memulai usaha justru ketika sudah pensiun,” ujarnya.
Schramm juga mengatakan, kewirausahaan harus dilakukan, bukan sekadar diajarkan. Pendidikan kewirausahaan memang perlu diperkenalkan di sekolah- sekolah untuk menginformasikan kepada siswa bahwa kewirausahaan itu penting dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
Schramm menambahkan, kewirausahaan juga untuk membentuk adanya keinginan di dalam diri seseorang untuk bekerja sendiri, bukan bekerja kepada orang lain. Sebab, negara memang butuh meningkatkan jumlah perusahaan-perusahaan baru guna mendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Prof Dr Payaman J Simanjuntak saat berbicara dalam seminar ”Entrepreneurship Solusi bagi Pengangguran dan Kemiskinan” di Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Senin, menegaskan, di era globalisasi ini perusahaan-perusahaan besar terbukti selalu mengalami kesulitan menghadapi persaingan yang kian tajam. Sebaliknya, kelompok usaha kecil justru mampu menghadapinya karena lebih lincah, fleksibel, serta cepat mengambil keputusan.
”Tantangan bagi Indonesia adalah mempersiapkan tenaga berkemampuan bekerja mandiri yang merupakan bagian dari kelompok usaha kecil tersebut,” ujar Payaman.
Menurut dia, kewirausahaan adalah sikap dan kemampuan melihat sekaligus memanfaatkan berbagai peluang untuk berusaha. Terkait dengan kehebatan perusahaan kecil dan menengah, Payaman menunjuk contoh ekspor Amerika Serikat dan Jerman yang 50 persen di antaranya merupakan produk perusahaan kecil dengan karyawan kurang dari 20 orang.
Sebaliknya, hanya 7 persen ekspor Amerika Serikat bersumber dari perusahaan besar yang mempekerjakan 500 orang atau lebih. (luk/eln/ans)