Welcome

News Industri Indonesia

Minggu, 10 Oktober 2010

12. Loyalitas

Dalam sistem kerja masyarakat jepang totalitas pengabdian pada organisasi atau perusahaan merupakan kewajiban. bagi mereka pekerjaan yang dilakukan secara efektif dan efisien hingga cepat diselesaikan merupakan hal yang lebih penting daripada menuntut tambahan uang lelah. mereka yakin bahwa sistem penghargaan yang lebih mengedepankan prestasi kerja daripada jabatan akan memberikan hasil yang sepadan bagi penghasilan mereka.

Loyalitas semacam itu membuat sistem karir disebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. sedikit berbeda dengan sistem diasia dan eropa, sangat jarang orang jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. mereka biasanya bertahan disatu atau dua perusahaan sampai pensiun. ini mungkin implikasi dari industri dijepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudia mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi keluar kota) dan mempunyai komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. bahkan saat ini hofu menjadi kota industri terbaik dengan produksi mesin kendaraan mencapai 160.000 pertahun.

Budaya jepang mengisyaratkan hubungan yang vertikal tidak akan mudah terputus. hubungan tetap terjalin dalam sebuah sistem yang disebut iemoto. sistem iemoto menuntut setiap orang agar mempertahankan garis vertikal, garis itu dibina antara guru dan murid. setiap orang menyadari implikasi yang jauh secara struktural dari hukum pokok etika jepang, Tidak ada seorangpun yang mengabdi pada dua tuan.

Bangsa jepang tidak menganggap tempat kerja hanya sekedar tempat mencari makan, tetapi juga  menganggapnya sebagai bagian dari keluarga dan kehidupannya. kesetiaan mereka pada perusahaan melebihi kesetiaannya pada keluarga mereka. mereka selalu berusaha memberikan kinerja terbaik pada perusahaan, pabrik atau tempat mereka bekerja.

biasanya  seseorang memperkenalkan diri berdasarkan identitas negara atau keturunannya. namun bangsa jepang lebih suka mengaitkan diri mereka sebagai anggota organisasi dan perkumpulan tempat ia berkarya. menurut mereke kesuksesan sebuah organisasi tidak boleh dianggap sebagai kesuksesan individu, tetapi sebagai sebagai hasil kerjasama kelompok. setiap anggota baik tingkat bawah, tengah, atas memiliki peran dan kepentingan yang sama.

Semangat inilah yang menjadi tonggak utama kekuatan organisasi perdagangan bangsa jepang. mereka bangga bila dapat mencurahkan kesetiaannya pada organisasi. hal lain yang dimiliki bangsa jepang tidak suka pemborosan. mereka memanfaatkan waktu dan sumber daya alam dengan sebaik-baiknya. semuanya digunakan secara maksimal dengan tahapan yang maksimal pula.

Bayangkan mereka menanam padi dihalaman rumah mereka dan tidak menyia-nyiakan sejengkal tanah pun tanpa menghasilkan sesuatu. selain itu keadaan negara yang sedemikian rupa mendorong bangsa ini untuk menggunakan sumber yang sedikit untuk mendapatkan hasil yang banyak. orang jepang lebih suka menggunakan angkutan umu daripada kendaraan pribadi.

Orang jepang sanggup berkorban dengan bekerja lembur tanpa mengharapkan bayaran. mereka merasa lebih dihargai jika diberikan tugas pekerjaan yang berat dan menantang. bagi mereka jika hasil produksi meningkat dan perusahaan mendapatkan keuntungan besar, secara otomatis mereka akan mendapatkan balasan yang setimpal. dalam pikiran dan jiwa mereka hanya ada keinginan untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan mencurahkan seluruh komitmen pada pekerjaan.

11. Disiplin

Bagi masyarakat jepang, pengasuh anak merupakan alat komunikasi dan kunci membentuk kepribadian orang dewasa. ada hubungan vertikal yang unik dijalin  dalam sebuah hubungan keluarga dijepang. anak-anak harus menghormati orang tua bukan sekedar dalam ikatan keluarga kandung, namun dalam hubungan luas.

Sekolah juga menjadi salah satu sarana pembentukan hubungan antara guru dan murid. guru mungkin saja menjadi orang yang sangat mempengaruhi kehidupan dan tetap dihormati sampai mereka tua. guru pula yang mengajarkan mereka sampai dewasa dalam hubungan vertikal. orang yang telah dewasa akan mengetahui dan mendapati bahwa hidup harus dijalani dengan selaras secara vertikal dalam kehidupan masyarakat dijepang. distasiun dan restauran misalnya mereka dengan sangat disiplin antri untuk mendapatkan tiket atau memesan makanan. kereta api atau bus umum juga selalu tiba tepat waktu bahkan dengan jadwal yang agak janggal misalkan berangkat pukul 14.37 tiba pukul 17.42 artinya bagi mereka waktu sangat beharga bahkan dalam hitungan detik.

Bagi orang jepang bisnis merupakan perang antar perusahaan. orang-orang jepang suka membaca buku karya Sun Tzu, The Art of War untuk belajar strategi bisnis. Karya Sun Tzu itu merupakan sebuah buku ilmu militer Tiongkok kuno dari abad ke 4 SM. buku itu dibaca oleh kaum samurai dizaman dulu maupun para pebisnis jepang diera sekarang. mereka sadar bahwa untuk memenangi perang, maka mereka memerlukan strategi dan pandangan jangka panjang.

Budaya bisnis jepang lebih mementingkan keuntungan jangka panjang. agar dapat memenangkan perang, maka perlu persiapan lengkap untuk bertempur. orang-orang jepang mempunyai peribahasa Hara ga hette ha ikusa ha dekinu (Kalau lapar tidak bisa bertempur).

Dijepang ada hubungan erat antara kedisiplinan dan sekolah. disana disiplin dalam berlalu lintas diajarkan sejak TK. Kedisiplinan memberikan banyak manfaat bagi bangsa jepang dalam mencapai suatu kesuksesan. mereka rajin bekerja dan giat dalam hal lini manajemen hampir bisa dikatakan tidak ada batas ruang antara atasan dan bawahan. budaya kerja jepang sangat menghargai waktu. pencatatan waktu kerja sangat diperlukan.

Sabtu, 04 September 2010

10. Semangat Belajar

Cara jepang dalam mencerdaskan bangsanya menuai hasil yang signifikan. ini terbukti dengan adanya kolerasi antara majunya pendidikan dengan kemajuan industri yang diraih jepang. saat ini jepang menjadi pemimpin ekonomi dan teknologi di asia merupakan salah satu yang termaju didunia. hal tersebut bisa mereka capai karena adanya sikap kerja keras, rasa malu untuk melanggar norma, hemat, loyalitas, inovasi, pantang menyerah, kerja sama kelompok, mandiri, menjaga tradisi, disiplin, fokus dan kuatnya budaya jepang.

Jelaslah bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi bangsa Jepang. sudah sejak lama jepang menekankan pentingnya semangat belajar bagi masyarakatnya. bagi mereka  membaca bukanlah kegiatan yang dipaksakan, melainkan kebutuhan.

Hasilnya penggunaan waktu secara efisien oleh orang-orang jepang merupakan sesuatu yang lumrah di sana. misalnya, mereka terbiasa membaca buku ketika sedang dalam perjalanan naik densha (kereta listrik). Anak-anak maupun orang dewasa sibuk membaca buku atau koran tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memfaatkan waktu di densha untuk membaca.

produksi buku di jepang 60.000-70.000 judul buku pertahun. jumlah toko buku di jepang juga sama dengan jumlah toko buku di AS, padahal AS adalah negara yang luasnya 26 kali lebih luas dan berpenduduk dua kali lebih banyak daripada jepang. Tak heran jika toko buku salah satu tempat yang paling sering dikunjungi oleh orang-orang jepang. jika supermarket dan toko-toko lain dijepang biasanya biasanya tutup pukul 20.00 maka toko buku biasanya tetap buka hingga larut malam. Banyak pengunjung yang sekadar tachi-youmi atau berkunjung dan membaca buku di sana belum tentu membeli.

Toko-toko buku bekas atau toko buku tua menempati persentase sepertiga jumlah toko buku dijepang. artinya jumlah toko buku bekas separuh jumlah toko buku baru. keberadaan toko buku bekas sangat menolong konsumen buku karena mereka bisa mendapatkan buku yang mereka inginkan dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau.

Ketika kita masuk kesebuah toko buku biasanya ada beberapa hal  khas yang kita jumpai. biasanya buku buku bacaan dijepang seperti novel, kumpulan esai ataupun ilmiah populer didesain dalam ukuran kecil, ringan dan mudah dibawa kemana-mana sehingga tidak enggan membawa buku tersebut dalam perjalan kekantor ataupun berbelanja. kita akan susah mendapatkan buku-buku berbahasa inggris ditoko-toko buku jepang pada umumnya karena para penerbit dijepang sangat memperhatikan penerjemah buku-buku hasil karya penulis dari negara-negara lain bahkan banyak buku best seller dinegara lain diterbitkan pula terjemahannya dijepang dalam waktu yang hampir bersamaan misalnya buku harry potter.

Selain toko buku perpustakaan sangat mudah kita temui dijepang. didaerah pedesaan biasanya perpustakaan dikelola oleh pemerintah daerah setingkat kecamatan diindonesia. keberadaannya mudah dijangkau oleh masyarakat pedesaan. oleh sebab tiu meskipun dipedeaan buku bukanlah barang mahal yang sulit didapatkan.

Budaya baca masyarakat jepang yang tinggi ini tentu saja merupakan efek timbal balik dari tingginya budaya tulis mereka. ada konsumen karena ada produsen, ada produsen karena ada konsumen. budaya tulis jepang sudah ditekankan sejak mereka sekolah dasar. anak-anak SD biasanya selalu mempunyai tugas sakubun 'Mengarang' dalam waktu-waktu tertentu.

Angka melek huruf (literacy rate) dijepang mencapai 99 persen. UNDP (united nations developmen programme) menempatkan angka melek huruf sebagai salah satu indikator untuk mengukur kualitas bangsa. tinggi rendahnya angka melek huruf menentukan tinggi rendahnya indeks pembangunan manusia atau HDI (Human Developmen Index) dan tinggi rendahnya HDI menentukan kualitas bangsa.

Bisa dikatakan Bangsa jepang kaum peneliti karena sejak kecil sudah dibiasakan melakukan penelitian misalnya ketika liburan sekolah ada penugasan melakukan penelitian bertema bebas, yang kemudian dibuat laporannya dan dipresentasikan didepan kelas setelah sekolah masuk. siapapun yang hasil penugasan dan presentasinya paling baik atau menarik akan mendapatkan penghargaan dari guru.

Semua level pendidikan dijepang mendasarkan pada pengembangan riset dan ilmu pengetahuan. perguruan tinggi menjadi penghasil sumber daya manusia spesialis dan lembaga penelitian yang menghasilkan inovasi-inovasi teknologi. pemerintah jepang mendukungnya dengan memberi anggaran pendidikan yang tinggi. untuk keperluan penelitian saja negara menganggarkan 20 persen dari keseluruhan anggaran pendidikan. tak heran jika jumlah peneliti dijepang hampir sepertiga jumlah peneliti didunia. ada sekitar 730.000 peneliti dijepang ini angka yang luar biasa.

Selain dukungan pemerintah pihak industri pun menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan. istilah untuk kerja sama ini san gaku renkei (San berarti industri, Gaku Berarti dunia akademik, Renkei Berarti Kerja sama).

Media memiliki peran penting dijepang sebagai media sosialisasi ilmu pengetahuan dan teknologi. media bukan hanya menjadi sarana hiburan, namun juga sarana pendidikan. acara-acara televisi dijepang banyak diisi dengan kuliah-kuliah dari para profesor dari perbagai bidang pengetahuan. televisi dan media cetak menyajikan berita perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi serta sosialisasi hasil-hasil penelitian. uniknya acara-acara semacam itu justru menjadi ujung tombak pemasaran media-media dijepang. bagi bangsa jepang ilmu pengetahuan dan teknologi memang dianggap sebagai tulang punggung perekonomian.

Pemerintah jepang sangat memperhatikan peningkatan mutu dan kesejahteraan guru. peningkatan profesinalisme guru tentu saja diikuti oleh peningkatan kesejahteraan guru. pemerintah menghargai profesi guru.dengan memberi insentif yang tinggi.

Disekolah dasar sikap disiplin dan tingkah laku bermoral telah ditanamkan sejak siswa mulai masuk sekolah. ketika siswa hendak ketoilet, sandal atau sepatu yang dikenakannya masih harus ditukar lagi dengan sandal khusus toilet yang terparkir rapi didepan pintu toilet. usai memakainya siswa harus mengembalikannya keposisi semula untuk memudahkan rekan lain yang akan menggunakan selanjutnya, meskipun kelihatan sepele namun pembiasaan-pembiasaan ini dapat menukarkan kesadaran pada siswa untuk bersikap sabar, bertanggung jawab, menghargai orang lain, hidup bersih dan selalu menjaga kesehatan tubuh.

Hingga saat ini jepang satu-satunya negara diasia yang mempunyai kedudukan sejajar dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan perekonomian dengan raksasa dunia Seperti AS.

Jumat, 27 Agustus 2010

9. Kerja Keras

Orang-orang jepang memiliki budaya kerja yang tinggi mereka menghargai pekerjaan serta menjadikannya sebagai bagian dalam kehidupan mereka. itulah sebabnya mereka sangat bertanggung jawab terhadap pekerjaan, mereka juga sangat menghargai waktu, bergerak gesit dan berjalan cepat.

Budaya kerja keras dijepang juga terbukti dengan adanya Penerapan mutu dan kualitas kerja berupa TQC (Total Quality Control), Quality Assurance, Value added Management dan Work Improvement Team yang merupakan bagian dari budaya kerja dalam organisasi pemerintah maupun swasta. Kita lihat bukti kerja keras orang jepang berdasarkan perhitungan waktu kerja, rata-rata jam kerja pegawai dijepang yaitu 2.450 jam pertahun sangat tinggi dibanding AS hanya 1.957 Jam Pertahun, Inggris hanya 1.911 Jam Pertahun, Jerman hanya 1.870 Jam pertahun dan Prancis hanya 1.680 Jam pertahun. untuk menerapkan budaya kerja orang jepang diperlukan sikap konsisten dan komitmen tinggi jika tidak dilaksanakan sungguh-sungguh maka akan sia-sia belaka.

Kecekatan, keahlian dan kecepatan para pekerja dijepang jelas melebihi pekerja dinegara manapun. seorang pekerja jepang rata-rata dapat melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan sampai enam orang dinegara lain. misal indonesia untuk memperbaiki jalan kampung yang rusak mungkin diperlukan 15 orang mulai dari pihak menerima pengaduan, memberi arahan, yang mengangkat peralatan, pemandu higgan yang mengerjakan perbaikan jalan sedangkan dijepang pekerjaan itu dapat dilakukan oleh tiga orang saja.

Kamis, 26 Agustus 2010

8. Budaya kerja

Ada karakteristik Khas jepang yang mendorong Bangsa ini maju antara lain orang jepang menghargai jasa orang lain, orang jepang menghargai hasil pekerjaan orang lain, setiap orang jepang harus berusaha, orang jepang mempunyai semangat yang tidak pernah luntur tahan banting dan tidak pernah menyerah, jepang merupakan bangsa yang menghargai tradisi dan memegang teguh kebudayaan yang telah diwariskan oleh pendahulunya. dengan sifat-sifat seperti inilah bangsa jepang dapat memegang kendali salah satu nahkoda dalam percaturan ekonomi internasional.

Bangsa jepang merupakan bangsa yang tidak pernah menyerah akan segala kekurangannya dan kelemahan pada diri mereka. meskipun sumber alamnya minimal, terancam gempa bumi dan topan namun mereka berupaya agar dapat menjadi negara maju. pada dasarnya etos dan budaya kerja jepang tidak jauh berbeda dengan bangsa asia lainnya seperti cina dan korea. orang jepang sanggup bekerja lembur tanpa mengharapkan bayaran. mereka lebih dihargai jika diberikan tugas yang lebih berat dan menantang. bagi mereka jika hasil produksi meningkat dan perusahaan mendapatkan keuntungan besar secara otomatis mereka akan mendapat balasan.

Etika orang jepang etika demi komunitas. etika orang jepang itu tujuan utamanya membentuk hubungan baik dalam komunitas. kebesaran komunitas bergantung pada situasi dan zaman seperti negara, desa, keluarga, perusahaan, pabrik, kantor, sekolah dan sebagainya. dalam bentuk apapun orang jepang mementingkan komunitasnya termasuk diri sendiri.

Selain itu Bangsa jepang juga memiliki etos kerja dan budaya kerja yang unik menurut mereka
a. Bekerja untuk kesenangan bukan sekedar untuk mendapat gaji, tetapi orang jepang juga tidak mau bekerja tanpa digaji kalau gajinya lumayan sesuai Kesejahteraan mereka, orang jepang bekerja hanya untuk kesenangan, bagi orang jepang kerja itu seperti bermain bersama kawan dekat, biasanya pekerjaan dilakukan oleh satu tim, jika seseorang ingin berhasil dalam permainan dan menaikan kemampuan diri sendiri maka dia dan kawan-kwan harus saling mempercayainya
b. Harus Mendewakan Langganan, 'Okyaku sama ha kamisama desu' Langganan merupakan Dewa, Perusahaan jepang berusaha mewujudkan permintaan dari langganan sedapat mungkin berusaha mengembangkan hubungan erat dan panjang dengan langganan
c. Bisnis merupakan Perang, orang jepang yang didunia bisnis menganggap bisnis sebagai perang yang melawan dengan perusahaan lain, Budaya bisnis jepang lebih mementingkan keuntungan jangka panjang, agar menang perang mereka melakukan persiapan lengkap untuk bertempur sekuat tenaga.

Rabu, 25 Agustus 2010

7. Kaizen

Keberhasilan jepang mempertahankan statusnya sebagai "Macan asia" Banyak dibantu oleh budaya kerja yang melekat pada masyarakat. selain itu karakteristik bangsa jepang yang utama dan menjadi pelajaran bagi bangsa-bangsa lainnya didunia yaitu sikap dan mental pekerja keras.

bagi orang-orang jepang hidup merupakan bekerja, tiada hari tanpa bekerja. mereka sangat disiplin dan menaruh penghargaan yang sangat tinggi terhadap waktu. seperti halnya korea, orang jepang sudah biasa bekerja 14-18 jam sehari atau 94-126 jam seminggu. bagi mereka tak ada waktu tanpa belajar dan bekerja. keinginan untuk selalu belajar ini tercermin pada tingginya budaya baca tulis masyarakat jepang yang ada sejak era restorasi meiji, modernisasi jepang dibawah kaisar meiji 1868.

Salah satu rahasia sukses terbesar bangsa jepang yaitu kaizen dan hansei. kaizen yaitu penyempurnaan tiada henti sedangkan Hansei yaitu perbaikan tiada henti. kedua kunci penting ini merupakan filosopi hidup bangsa jepang yang telah mengakar dan menjadi sokoguru bangkitnya perekonomian jepang.
elemen kunci kaizen yaitu
a. Kualitas yaitu kualitas yang dapat menyenangkan dan memeberikan rasa bangga bagi para pelanggannya, produk seperti inilah yang seharusnya dibuat perusahaan, persepsi lama yang menganggap higher price higher quality tidak lagi menjadi pegangan bangsa jepang mereka justru mengembangkan konsep higher quality, low price

b. pengurangan biaya yaitu dengan perbaikan secara terus menerus pada proses produksi diharapkan dapat diperoleh efisiensi tinggi (cost reduction)

c. pengiriman yaitu produk yang bermutu tinggi dan harga yang rendah tapi tidak sampai pada pelanggan tepat waktunya tidak akan membuat perusahaan lebih baik

Budaya kerja kaizen berawal dari konsep dan falsafah hidup orang jepang yang sudah melekat secara turun-temurun dan dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. perbaikan yang dimaksudkan dalam kaizen bukanlah perbaikan yang dilakukan langsung, drastis dan ekstrem dalam waktu singkat melainkan perbaikan-perbaikan berskala kecil dan sederhana namun dilakukan terus-menerus secara konsisten dalam jangka waktu yang panjang.

Penerapan prinsip kaizen sekarang sudah meluas tidak terbatas hanya pada industri manufaktur saja. kaizen dengan segala pengembangan konsepnya dapat pula diterapkan pada perusahaan atau institusi pelayanan jasa publik. sepanjang institusi tersebut berhubungan dengan pihak lain yang membutuhkan produk atau jasanya sepanjang itu pula prinsip kaizen dapat diterapkan. konsep dari kaizen yaitu melakukan perbaikan untuk kepuasan pelanggan atau penikmat jasa organisasi tersebut.

Jika kekuatan budaya kaizen dalam organisasi itu sudah kuat, maka anak panah yang berupa rencana strategis dan rencana kerja, dapat dengan cepat melesat mencapai target sasaran. demikian sebaliknya jika kekuatan budaya kaizen dalam organisasi itu masih lemah, maka sebagus apa pun rencana strategis dan rencana kerja yang diterapkan akan sulit mencapai target yang telah ditentukan.

Kaizen inilah yang mengubah wajah jepang menjadi bangsa yang memiliki peradaban yang sangat maju serta memiliki teknologi yang mampu mengalahkan barat. penguasaan mereka dalam perdangan dunia telah menempatkan jepang menjadi bangsa yang diperhitungkan dalam percaturan dunia. kaizen tidak akan pernah berjalan tanpa dilandasi oleh dorongan untuk berfikir dan belajar secara terus-menerus, secara disiplin menuju arah kesempurnaan inilah rahasia keberhasilan jepang.

Kaizen berbeda dengan inovasi, kaizen menghasilkan perbaikan dan perubahan kecil saja dibandingkan dengan yang telah dicapai sekarang ini, sedangkan inovasi menghasilkan sesuatu yang luar biasa dibandingkan dengan sekarang. pencapaian peningkatan menurut kaizen dicapai dengan teknologi yang dimiliki saat ini, sedangkan inovasi menggunakan lompatan teknologi.

Peningkatan dalam kaizen dicapai dengan usaha dari manejer dan para pekerja, sedangkan inovasi perubahan dan peningkatan dapat dilakukan dengan melakukan investasi baru. jika kaizen melandasi peningkatan perbaikan proses maka inovasi lebih berorientasi pada hasil.

Selain itu ada Gemba kaizen, Gemba berarti 'tempat yang sebenarnya' dalam dunia bisnis gemba berarti 'tempat aktivitas penambahan nilai berada dalam usaha untuk memuaskan pelanggan'. pada perusahaan manufaktur terdapat tiga aktivitas yang berhubungan dengan perolehan laba yaitu pengembangan, produksi dan penjualan. dalam konteks ini gemba merupakan 'tempat produksi dilaksanakan'. banyak yang menganggap produksi tidak sepenting masalah keuangan dan pemasaran padahal karena proses produksilah perusahaan dapat memperoleh laba.

mereka berpendapat bahwa merekalah yang harus memikirkan kepuasan pelanggan. padahal bila pekerja tidak bekerja selama satu jam, perusahaan akan kehilangan laba selama satu jam tersebut. artinya jika para karyawan tidak bekerja bagaimana perusahaan bisa memuaskan pelanggan, karyawan merupakan satu aset terpenting dalam perusahaan. jika perusahaan yang ingin eksis harus berandil banyak dalam kesejahteraan karyawannya.

6. Keberanian samurai

Samurai dianggap mesti sopan dan terpelajar pada masa tokugawa mereka berangsur-angsur kehilangan fungsi militernya. pada akhir era tokugawa samurai secara umum menjadi kaki tangan para daimyo. pedang pedang yang mereka bawa pun hanya menjadi ciri adat dan tradisi. diera restorasi meiji pada akhir abad ke 19 keistimewan kelas samurai dihapuskan dan digantikan oleh tentara nasional yang menyerupai dinas ketentaraan dinegara-negara barat namun sifat samurai yang masih kental dengan etos bushido masih hidup dalam masyarakat jepang hingga masa sekarang.

Kaum samurai atau bushido mempunyai filosofi bushido "Jalan kaum petarung atau jalan ksatria" disisi lain pendekar yang tidak mempunyai majikan dan hanya berkelana seorang diri dinamakan ronin 'orang ombak' yang juga merupakan samurai yang telah mengorbankan wibawa mereka atau yang telah gagal melaksanakan seppuku (menghukum diri sendiri dengan mengeluarkan salah satu organ tubuh) agar dapat mengembalikan nama klannya. samurai yang bertugas para han disebut hanshi.

Salah satu implementasi dari budaya jepang yaitu semangat samurai yang mengandung nilai-nilai etos kerjayang tinggi, jujur dan ulet. nilai-nilai tersebut telah menyatu dalam kepribadian dan menjadi karakteristik bangsa jepang. nilai-nilai semangat samurai akan memicu mereka untuk giat bekerja dan memperoleh hasil yang memuaskan, hasil itulah yang membawa bangsa jepang menuju ketingkat yang lebih tinggi lagi dan lebih maju dari bangsa-bangsa lainnya.

Selasa, 24 Agustus 2010

5. Bushido

Bushido berasal dari kata bush 'Prajurit' atau ksatria sedangkan dou 'Jalan' jadi bushido dapat diartikan jalan hidup ksatria. Bushido mempunyai 7 kode etik yaitu
a. Gi =Pengambilan keputusan berdasarkan kebenaran
b. Yu =Berani dan ksatria
c. Jin =Murah hati dan mencintai sesama
d. Re =Santun dan bertinda benar
e. Makota=Bersikap tulus tanpa pamrih
f. Meiyo=Menjaga kehormatan, martabat dan kemuliaan
g. Chugo=mengabdi dengan loyal
nilai-nilai prinsip itu terus ditanamkan dalam hati sehingga menjadi pola hidup.

Secara garis besar terdapat tiga faktor yang menonjol dalam budaya kerja jepang yaitu kepercayaan, disiplin dan kualitas. tiga faktor inilah yang tampaknya menopang sukses negeri sakura. ketiganya dilandasi oleh dua semangat besar yaitu Bushido (kerja keras) dan Samurai (harga diri). wajar ada kegagalan yang menanggung malu bukan organisasi atau perusahaan melainkan para pekerja yang merasa kehilangan harga diri.

Semangat yang telah menjiwai pada pendekar selama beberapa abad lalu sebenarnya hingga kini masih terus hidup namun bukan lagi semangat untuk berperang atau mengabdi kepada komandan. semangat bushido yang telah menghidupkan hingga mengembangkan ekonomi dan industri jepang yaitu semangat berdisiplin tinggi, bekerja keras, bertanggung jawab dan punya rasa malu bila melakukan perbuatan yang merugikan. semangat bushido mesih hidup walaupun dijepang modern sekarang ini sudah tidak ada lagi kaum samurai.

4. Restorasi meiji

Jepang sebelum Restorasi meiji merupakan bangsa yang hancur karena konflik sosial dan bentrokan antar kelompok. akibatnya kehidupan ekonomi pun tidak tertata dengan baik. Kaisar Mutshito atau kaisar meiji mereformasi jepang secara mendasar. kekuasaan dikembalikan kepada kaisar. jepang mengadopsi beberapa beberapa institusi barat termasuk pemerintah modern, sistem hukum dan militer.

Pada masa ini Kaisar justru mendorong rakyat jepang agar belajar lebih tekun untuk menyamai keunggulan bangsa-bangsa lain. Kaisar menyuruh tunas tunas muda jepang yang cerdas untuk belajar dieropa dan amerika. perintah kaisar tersebut didukung pula oleh keinginan dari dalam diri bangsa jepang untuk tekun dalam menjalankan segala hal sehingga bangsa jepang dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang memiliki keunggulan dan kebesaran.

Restorasi meiji merupakan usaha besar-besaran kaisar meiji untuk menciptakan jepang baru, yaitu transformasi dari negara yang terisolasi dan miskin menjadi negara yang modern. restorasi meiji membawa perubahan besar dalam kehidupan bangsa jepang terutama pendidikan. sebelum restorasi meiji jepang melaksanakan pendidikannya berdasarkan sistem masyarakat feodal yaitu pendidikan untuk samurai, petani, tukang, pedagang serta rakyat jelata.

Dalam kurun waktu bergulirnya restorasi meiji dan dekade sesudahnya bangsa jepang telah membuktikan diri kepada dunia sebagai bangsa yang memiliki kompetensi ilmu pengetahun dan teknologi maju yang dapat disejajarkan dengan AS dan negara-negara maju lainnya. hjal terpenting dari restorasi meiji yaitu pembaharuan dibidang pendidikan yaitu mengubah sistem pendidikan dari tradisional menjadi modern (saat itu dimulai mengadopsi sistem jerman), pogram wajib belajar, mengirim mahasiswa jepang untuk belajar keluar negeri yaitu diinggris dan prancis, meninggkatkan anggaran sektor pendidikan secara drastis.

Semenjak restorasi meiji pemerintah jepang terus menjalankan kebiasaanya dengan memulai giat menerjemahkan dan menerbitkan perbagai macam buku diantaranya tentang ilmu pengetahuan, sastra maupun filsafat. pada pemuda dikirim keluar negeri untuk belajar sesuai dengan bidangnya masihng-masing tujuannya jelas yaitu mencari ilmu dan menanamkan keyakinan bahwa jepang akan dapat setara dengan kemajuan dunia barat.

Dalam jangka waktu sekitar 30 tahun proses pembaharuan sejak restorasi meiji berhasil membawa jepang dari negara terisolasi, terbelakang dan tradisional menjadi negara maju yang kompetitif dengan negara-negara barat. perubahan yang begitu besar bagi amsyarakat jepang juga tidak terlepas dari mental bangsa jepang yang memang telah terbentuk oleh bushido "Jalan hidup samurai" yang menekankan pentingnya kerja keras, kejujuran, loyalitas kepada pemimpin, kerja sama, tidak egois, tanggung jawab, kejujuran dan rasa malu.

Selain itu konsistensi karakter bangsa jepang baik dirumah, sekolah maupun dimasyarakat juga berpengaruh bagi terwujudnya tatanan sosial dijepang. Hasilnya jepang mengalami kemajuan yang pesat dalam segala bidang.

3. ILHAM DARI SANG KOMODOR

Sejak abad 17-19 Jepang menutup diri dan menegaskan politik isolasi. pada masa itu jepang mengalami periode unik dalam sejarah manusia yaitu perdamaian yang permanen selama 250 tahun namun perdamaian itu harus dibayar mahal karena ketatnya pengawasan oleh rezim shogun yang sulit memungkinkan bangsa itu untuk berkembang. ketika isolasi dibuka sekitar pertengahan abada 19 kondisi jepang mirip dengan barat abad ke 16 jepang tertinggal selama 300 tahun.

Pada 1854 Sebuah armada kecil AS yang dipimpin oleh komodor matthew calbraith perry tibda dijepang dengan maksud menjalin hubungan antar kedua negara. perry pada 1853 mendarat diteluk edo dan datang lagi setahun kemudian.

Pertemuan kedua belah pihak ini yang melahirkan perjanjian shimoda pada 1854 Pihak As diizinkan untuk menempatkan konsul dijepang dan beberapa pelabuhan dibuka untuk persinggahan kapal-kapal As, setelah kedatangan perry jepang mulai terbuka kembali secara terbatas bagi dunia luar terutama AS.

Keterkungkungan muncul sebagai akibat ketatnya pranata, aturan-aturan yang bersifat hierarki dan diskriminatif. kesadaran inilah yang kemudian melahirkan revolusi yang menentukan masa depan jepang dan datangnya komodor perry dicatat sebagai salah satu pilar historis yang sangat penting.

Senin, 23 Agustus 2010

2. Keajaiban jepang

walaupun jepang secara gegrafis negara yang sangat minim sumber daya alam namun negeri ini mempunyai banyak keunggulan, kemampuan negeri Sakura bangkit dari reruntuhan akibat perang dan kehancuran ekonomi dianggap sebagai sebuah keajaiaban namun semua itu diraih berkat hasil kerja dan usaha keras rakyatnya untuk memulihkan kembali harga diri bangsa
dan negaranya yang tercemar.
A. Bidang kebudayaan
Gabungan tradisi budaya yunani dan india telah memengaruhi seni jepang sejak abad ke 6

B. Bidang pemerintahan
Undang-undang dasar jepang mulai berlaku pada 1947, Konstitusi jepang juga menetapkan kemandirian tiga badan yaitu badan legislatif, badan eksekutif, badan yudikatif Tanggung jawab mereka mencakup pengadaan pendidikan, kesejahteraan, pembangunan serta pemeliharaan prasarana masyarakat, hasilnya kini rakyat jepang mencapai taraf hidup yang sejahtera.

C. Bidang Pendidikan
Pendidikan dijepang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian secara penuh dengan berupaya keras membangun manusia yang sehat pikiran dan badan, mencitai kebenaran, mencintai keadilan, menghormati individu, menghargai kerja, serta memiliki tanggung jawab yang dalam, semangat kemandirian sebagai pembangun negara dan masyarakat yang damai.

D. Bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat
Dilihat dari sudut ekonomi jepang merupakan salah satu negara paling maju didunia. salah satu bidang yang memberikan harapan bagi pertumbuhan ekonomi jepang yaitu industri robot, dalam bidang ini jepang memimpin dunia. Pertanian merupakan sektor ekonomi yang kecil dijepang namun mendapat subsidi yang tinggi dan merupakan satu sektor yang dilindungi, beberapa sektor perekonomian jepang yang memiliki kontribusi besar dan menyejahterakan rakyat yaitu
1. Sektor pertanian walaupun hanya 16 % dari luas daratan digunakan pertanian hasilnya memuaskan
2. Sektro perikanan jepang menempati urutan ke 2 didunia setelah cina dalam Tonase pengkapan ikan sebesar 11,9 Juta on pada 1989
3. Sektor industri dengan industri otomotifnya, Elektronik Konsumen, Komputer, Semi Konduktor, Besi dan Baja.
4. Sektor Pertambangan
5. Sektor Jasa
6. Sektor Transportasi
7. Perumahan, Makanan dan Pakaian
Seluruh sektor ekonomi tersebut tersebar secara merata disetiap wilayah dijepang. negara jepang dapat dikelompokan menjadi sembilan kawasan Hokkaido, Tohuku, Kanto, Chubu, Kinki, Chugoku, Shisoku, Kyusu dan Okinawa tidak heran jika jepang menjadi negara yang mendapatkan nilai plus dimata dunia. jepang bangsa yang pernah jatuh pada titik nol akibat perang namun kemudian bangkit kembali menjadi negara paling maju.

Semangat Prinsip Keizen menjadi acuan bagi seluruh masyarakat jepang. dengan keizen jepang memiliki orientasi yang sangat serius terhadap bidang pendidikan. mereka sadar bahwa pendidikan salah satu faktor utama dalam pembangunan bangsa, hasilnya perekonomian jepang kemudian menyaingi As negara pemimpin kekuatan sekutu yang menyerang jepang pada masa perang dunia Ke II. uniknya jepang negara yang tidak memiliki utang luar negeri pada tahun 1990 padahal jika dilihat pada kondisi yang ada jepang tidak memiliki sumber alam yang memadai.

Tujuan jepang untuk menjadi negara maju dan penguasa ekonomi dunia kini sudah tercapai. meskipun sudah menjadi sebuah negara terkaya, tersohor tetapi mereka tidak pernah berhenti bekerja. mereka terus berusaha memperbaiki prestasi dibidang ekonomi.

Faktor utama kesuksesan bangsa jepang terletak pada budaya kerja, Sistem etika, Pengelolaan yang bagus, Kreativitas dan semangat juang juang tinggi tanpa mengenal arti kekalahan. mereka menjadi panutan asia karena dapat mengatasi pihak barat dari segi prestasi dan produktivitas, bangsa jepang juga terkenal rajin dan optimis.

Jepang contoh sebuah bangsa yang mampu meraih kembali harga diri dan kehormatannya dengan kerja keras, konsisten dan kepercayaan diri yang kuat. kepercayaan diri yang kuat tersebut ditunjukan dengan diterapkannya nilai-nilai maupun norma-norma budaya kebangsaan mereka sekalipun bangsa jepang banyak menyerap pengetahuan dari bangsa-bangsa lain.

1. Adaptasi budaya Luar yaitu litoko dori

Jepang berhasil memadukan kearifan lokal dan nilai-nilai global sehingga menjadi kekuatan dahsyat dalam persaingan internasional, sejarah panjang jepang selalu ditandai oleh litoko dori yaitu kemampuan mengadopsi kebudayaan asing yang kemudian berasimilasi menjadi budaya setempat yang unik. bukti dahsyat litoko dori ini terlihat pada pesatnya kemajuan bidang industri dan ekonomi jepang setelah kekalahan perang dunia ke II pada 1945, Impor kebudayaan mulai terjadi dijepang sejak tahun 300 SM dimulai dari penggunaan besi dan cara becocok tanam. pada abad abad ke 6 jepang mulai mengalami gelombang kedua impor kebudayaan dari cina.

bendera mengadopsi elemen kemajuan dari kebudayaan negara lain kian diperhebat sejak restorasi meiji pada tahun 1871-1873 sebuah misi diplomatik dibawah kepemimpinan iwakura tomomi melakukan perjalanan untuk mempelajari pemerintahan, hukum, ekonomi, militer, pendidikan dan kemajuan teknologi industri dari As, Inggris serta negara eropa lainnya, pelajaran yang didapat dari misi ini kemudian diadopsi dalam sistem internal pemerintahan jepang.

Pada masa litoko dori dapat dilihat secara mudah dari adopsi teknologi yang mengubah jepang menjadi industri yang membawa kemajuan ekonomi. salah satu contohnya pabrik pemintalan sutra tomioka yang didirikan pada tahun 1873 dengan mengadopsi teknik pemintalan dari prancis, pabrik tersebut dibangun dengan mencontoh sepenuhnya pabrik dinegara asalnya.

Selain itu pembangunan dilakukan dengan peralatan yang sepenuhnya diimpor dari prancis bukan saja desain dan mesin pemintalan tapi juga ubin, meja, kursinya kemudian para pekerja prancis dipekerjakan untuk ditiru oleh para pekerja jepang, hasilnya 40 tahun kemudian jepang sukses mengembangkan teknologi mereka dan mengekspor sutra hasil produksinya.

Namun Pola Adopsi budaya ala litoko dori juga berdampak negatif bagi bangsa jepang, upaya mengadopsi teknologi maju dan kebudayaan secara buta dari negara-negara barat rupanya membawa masalah sosial yang tidak diperkirakan sebelumnya, salah satunya terkikisnya budaya tradisional jepang, orang-orang diluar jepang kini mulai mempertanyakan dimana tempat untuk memperoleh budaya asli jepang yang mengandung keindahan dan filosofi yang dalam terutama dalam hal pakaian, musik, lukisan dan sebagainya.

Minggu, 22 Agustus 2010

Filosopi dan pola hidup jepang dibalik kesuksesannya

Jepang sempat terpuruk setelah kekalahannya dalam perang dunia ke II namun dapat bangkit kembali sejajar dengan negara-negara maju lainnya dalam kurun waktu yang relatif singkat, jepang kini menjadi salah satu negara industri termaju didunia.

Jepang menjadi negara yang maju dan diperhitungkan dunia walaupun pernah dihancurkan oleh serangan bom atom namun jepang mampu bangkit dan menunjukan pada dunia kehebantannya, jepang dikagumi dunia dalam kemajuannya diberbagai bidang misalnya teknologi, ekonomi, pendidikan dan sebagainya tanpa meninggalkan tradisi. kemajuan yang dicapai jepang ini tak lepas dari sikap masyarakatnya yang memegang teguh filosopi bangsanya. keteguhan dalam memegang filosopi ini tercermin dari sikap sehari-hari misalnya disiplin dan etos kerja yang tinggi.

Konsep dalam filosopi inikah yang menjadi kunci keberhasilan negara jepang sehingga menjadi satu negara diasia yang diakui kehebatannya oleh dunia barat. kunci keberhasilan tersebut dijalankan oleh masyarakat jepang sehingga menjadikan bangsanya menjadi yang diakui kehebatannya oleh dunia akan dipaparkan dalam blog ini. 30 Kunci kesuksesan bangsa jepang diberbagai bidang misal Teknologi, ekonomi, pendidikan dan sebagainya.

yaitu
1. Adaptasi budaya luar
2. Keajaiban jepang
3. Ilham sang komodor
4. Restorasi meiji
5. Bushido
6. Keberanian samurai
7. Kaizen
8. Budaya Kerja
9. Kerja keras
10. Semangat belajar
11. Disiplin
12. Loyalitas
13. Cerdik meniru
14. Rasa malu
15. Inovasi
16. Kebersamaan
17. Pantang menyerah
18. Hemat
19. Menjaga tradisi
20. Peranan perempuan
21. Ciri Khas Produk Dagang
22. Manajemen Perusahaan
23. Rapi dan Bersih
24. Gesit
25. Jujur
26. Efisien
27. Cara Berbisnis
28. Patriotik
29. Pemasaran Traktis
30. Sederhana