Welcome

News Industri Indonesia

Rabu, 09 November 2011

Ekspor Ban dari Indonesia Meningkat Pesat

JAKARTA, Nilai ekspor ban produksi PT Multistarda Arah Sarana tbk tumbuh 37 persen menjadi Rp 1,54 triliun hinggá Triwulan III 2011. Pertumbuhan ekspor hampir terjadi di semua negara tujuan ekspor. Bahkan kenaikan terbesar terjadi pada pasar tujuan ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa yang sedang dilanda krisis ekonomi.
"Penjualan ekspor perseroan naik hampir di seluruh negara tujuan ekspor. Kenaikan terbesar tercatat dalam ekspor ke AS dan Eropa yang tumbuh masing-masing 278 persen dan 68 persen," ungkap Direktur Utama Multistrada Arah Sarana, Pieter Tanuri, Selasa (8/11/2011) di Jakarta.
Produk ban Multistrada dengan merek Achilles, Corsa, dan Strada ini secara penjualan hingga Triwulan III 2011 mencatat Rp 2,08 triliun. Nilai penjualan ini melampui pencapaian pada periode yang sama tahun 2010 yang hanya Rp 2,01 triliun. Pada Triwulan III 2011 ini, perseroan mencatat kenaikan penjualan naik 36,51 persen dibanding periode yang sama tahun 2010.
Kalau penjualan ekspor mencapai Rp 1,54 triliun, maka penjualan dalam negeri juga tumbuh 36 persen mencapai Rp 535 miliar. Dengan pertumbuhan penjualan ini, maka Multistrada mencatatkan diri sebagai emiten ban nasional dengan pertumbuhan tercepat. Perkembangan ini membuat laba bersih perseroan pada trwulan II 2011 tumbuh 18,51 persen menjadi Rp 136,25 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu.
Multistrada mencatat volumen penjualan ban mencapai 7,2 juta ban untuk periode selama 9 bulan tahun 2011. Volume penjualan ini naik 50 persen dibanding volume penjualan semester I 2011 sebesar 4,8 juta unit ban. Kenaikan penjualan ini seiring dengan peningkatan kapasitas produksi dengan peningkatan dari 17.500 unit ban mobil per hari menjadi 22.500 unit ban mobil per hari. Dalam produksi ban sepeda motor juga meningkat dari 8.000 unit per hari menjadi 15.000 unit per hari.
Pada akhir tahun ini, kata Pieter, perseroan juga akan meningkatkan kapasitas produksi ban mobil tahap II dari 22.500 unit per hari menjadi 28.500 unit per hari. "Peningkatan kapasitas produksi ban mobil dan sepeda motor juga akan ditingkatkan dalam tiga tahun mendatang," ujarnya.

Sumber : Kompas

Tidak ada komentar: